Back to Module
  • Creator
    Topic
  • #22684 Reply

    dorcasguay624
    Guest

    Letak Geografis Gunung Semeru, Gunung Tertinggi di Pulau Jawa dengan Kawah Jonggring Saloko

    Gunung Semeru terdapat di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur.

    Dengan tinggi Puncak Mahameru 3.676 mdpl, Gunung Semeru menjadi gunung tertinggi di Pulau Jawa.

    Gunung Semeru termasuk dikenal sebagai atap pulau jawa serta miliki nama lain Semeroe, Smeru, atau Smir, menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

    Gunung Semeru merupakan gunung api bertipe Strato.

    Terdapat kawah yang menganga lebar bersama dengan julukan Jonggring Saloko.

    Kawah Jonggring Seloko ini jadi titik kegiatan Gunung Semeru, terdapat di sebelah tenggara puncak Mahameru.

    Di puncak terdapat dinding tubuh kawah tua di anggota utara, sedang bagian yang muda berkembang ke arah tenggara dan selatan.

    Letak geografis gunung Semeru berada di 08’06,5′ Lintang Selatan dan 112°55′ Bujur Timur.

    Gunung Semeru berada di dalam satu kelurusan yang berarah selatan-utara dengan komplek Gunung Jambangan dan Pegunungan Tengger.

    Komplek Gunung Jambangan merupakan yang tertua, terletak di pada komplek Tengger dan Semeru.

    Gunung Semeru memperlihatkan wujud kerucut yang prima andaikan diamati berasal dari arah selatan dan tenggara.

    Namun, bentuk sebenarnya tidak sempurna karena di anggota puncak membawa bentuk yang rumit.

    Kondisi puncak ini disebabkan oleh perpindahan kawah-kawahnya berasal dari barat laut ke tenggara.

    Wilayah terdekat

    Dikutip dari esdm.go.id, terkandung wilayah terdekat dengan Gunung Semeru, di antaranya Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabuaten Lumajang.

    Selain itu juga terdapat di Desa Agrosuko, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

    Beberapa kota yang terhitung di dalam lokasi selanjutnya adalah Malang, Lumajang, mikescore Probolinggo, dan Pasuruan.

    Daerah pertanian subur

    Perlu diketahui, area di kira-kira Gunung Semeru merupakan tempat pertanian yang subur.

    Pada area rawan bencana di lereng timur dan tenggara, terletak tanah pertanian dan permukiman dengan kepadatan penduduk lebih dari 850jiwa/km2.

    Selain itu, material pasir dan batu di selama aliran sungainya merupakan kekayaan alam tersendiri.

    Derasnya kiriman material Semeru mengakibatkan ketebalan pasir di sungai konsisten meninggi.

    Dengan luas 82,50 ha, areal bahan tambang/galian pasir dan batu bangunan memiliki volume 5.976.625 m³.

    Terdapat kurang lebih 15 ha areal pasir dan batu yang di eksploitasi bersama volume 239.065 m³ atau cuma 4 % berasal dari kapasitas yang tersedia.

    Lokasi penambangan pasir dan batu pun memadai banyak, di antaranya di selama Kali Rejali, Kali Regoyo, dan Kali Glidig, tepatnya berada di Kecamatan Candipuro, Pasirian, dan Tempursari.

    Gunung Semeru meletus.

    Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (KTN BTS) dan object yang dilalui pendaki

    Masih dikutip dari sumber yang sama, kawasan Semeru termasuk didalam Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (KTN BTS) yang mempunyai style ekosistem sub-montana, montana, dan sub-alphin bersama pohon-pohon yang besar dan berusia ratusan tahun.

    Kawasan ini merupakan anggota berasal dari satu kesatuan ekosistem unik yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat dan kehidupan di bawahnya.

    Beberapa object di sepanjang rute menuju Gunung Semeru yang biasa dilewati pendaki antara lain Ranu Kumbolo, Padang Rumput Jambangan, Oro-Oro Ombo, Cemoro Kandang, Pangonan Cilik, Kalimati, Arcopodo, Agrowisata Pedesaan, Wisata Danau, dan Berkemah.

    Batuan vulkanik di komplek Gunung Semeru

    Batuan vulkanik yang terkandung di komplek Gunung Semeru-Jambangan merupakan hasil erupsi dari lebih dari satu titik letusan yang terpisah.

    Dilansir laman esdm.go.id, berdasarkan type litologi, posisi stratigrafi, dan sumber erupsi, batuan komplek Gunung Semeru-Jambangan mampu dibagi menjadi lima kelompok batuan dari tua ke muda yaitu:

    – Endapan Gunung Jambangan
    – Endapan Gunung Ajek-ajek
    – Endapan Gunung Kepolo
    – Endapan Gunung Mahameru
    – Endapan Gunung Semeru.

    Endapan Gunung Semeru yang merupakan endapan termuda terdiri dari aliran lava, aliran piroklastika, jatuhan piroklastika, guguran puing (debris avalanche), dan lahar.

    Aliran lava merupakan hasil erupsi pusat (umumnya berkomposisi basal) dan erupsi samping (berkomposisi andesit dan basal).

    Batuan vulkanik komplek Gunung Semeru biasanya bertekstur porfiritik bersama masa basic hipokristalin.

Reply To: Letak Geografis Gunung Semeru, Gunung Tertinggi di Pulau Jawa dengan Kawah.
Your information: